Gaza City, Palestina — Di tengah keterbatasan dan kondisi yang masih memprihatinkan akibat konflik berkepanjangan, Alhamdulillah kembali menghadirkan bantuan kemanusiaan berupa pembangunan masjid darurat bagi masyarakat di Gaza City, Palestina.
Masjid darurat tersebut dibangun di wilayah Al-Sabra Neighborhood, tepatnya di antara kawasan Al-Zaytoun dan Al-Sabra. Kehadiran masjid ini menjadi harapan baru bagi warga setempat untuk kembali memiliki tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan yang aman dan layak digunakan.
Masjid ini mampu menampung hingga 300 jamaah. Selain difungsikan sebagai tempat pelaksanaan ibadah shalat berjamaah, masjid juga akan dimanfaatkan sebagai pusat berkumpul masyarakat serta penyelenggaraan berbagai kegiatan keislaman lainnya, termasuk halaqah-halaqah Al-Qur’an bagi anak-anak maupun masyarakat sekitar.
Pembangunan masjid darurat ini merupakan amanah dari para donatur Askar Kauny, serta dukungan dari berbagai mitra seperti masjid, majelis taklim, dan sekolah-sekolah yang turut berpartisipasi dalam menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita di Palestina.
Alhamdulillah, masjid ini telah mulai digunakan oleh masyarakat sejak akhir Februari 2026 dan hingga saat ini menjadi salah satu fasilitas penting bagi warga sekitar untuk beribadah dan memperkuat ukhuwah di tengah situasi yang penuh keterbatasan.
Muhammad Muslik selaku koordinator pembangunan masjid darurat ini menyampaikan bahwa kehancuran fasilitas ibadah di Gaza terjadi dalam skala yang sangat besar. Ia menjelaskan bahwa bukan hanya satu atau dua masjid yang rusak dan tidak dapat digunakan, melainkan ratusan masjid di berbagai wilayah Gaza telah hancur sejak pecahnya konflik pada 7 Oktober 2023. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan tempat ibadah yang layak sekaligus ruang aman untuk kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan masjid darurat ini merupakan bukti nyata kepedulian masyarakat Indonesia terhadap perjuangan dan kebutuhan rakyat Palestina. Menurutnya, program ini dapat terwujud karena adanya semangat gotong royong dan kolaborasi dari banyak pihak, mulai dari donatur individu, komunitas, majelis taklim, sekolah, hingga mitra-mitra kemanusiaan yang bersama-sama menghadirkan manfaat untuk warga Gaza.
“Alhamdulillah, ini menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat Indonesia untuk Palestina yang bisa terwujud karena kebersamaan. Semoga masjid ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat penguatan iman, pendidikan Al-Qur’an, dan tempat masyarakat saling menguatkan di tengah situasi yang sulit,” ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pembangunannya. Setiap doa yang dipanjatkan, setiap ayat Al-Qur’an yang dibaca, dan setiap aktivitas kebaikan yang berlangsung di dalam masjid ini diharapkan menjadi saksi kebaikan bagi seluruh donatur dan pihak yang telah membantu terwujudnya program tersebut.
Sebagai bentuk komitmen kepedulian terhadap masyarakat Palestina, Askar Kauny juga terus berupaya menghadirkan pembangunan masjid-masjid darurat di wilayah lain yang membutuhkan, agar semakin banyak masyarakat Gaza yang kembali memiliki tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan yang layak.