Usung Tema “KUAT: Kurban untuk Umat”
Jakarta – Menyambut momentum Iduladha 1447 H, Askar Kauny kembali menghadirkan program kurban bertajuk “KUAT: Kurban untuk Umat”, dengan menargetkan penyaluran hingga 1.000 hewan kurban ke berbagai wilayah prioritas di Indonesia dan mancanegara.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Askar Kauny dalam menghadirkan manfaat kurban secara lebih luas dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang jarang tersentuh distribusi daging kurban.
Di Indonesia, Askar Kauny menargetkan penyaluran kepada para santri yatim dan dhuafa penghafal Al-Qur’an yang tersebar di 44 pesantren serta 506 rumah tahfizh binaan di seluruh Indonesia. Distribusi juga difokuskan hingga ke wilayah pelosok Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Maluku, yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.
Sementara itu, di tingkat global, penyaluran kurban akan difokuskan ke wilayah Palestina dan beberapa negara di Afrika yang saat ini tengah menghadapi krisis kemanusiaan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak konflik dan kelaparan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di momen Iduladha.
Ketua program Askar Kauny menyampaikan bahwa tema “KUAT: Kurban untuk Umat” merepresentasikan semangat gotong royong umat dalam memperluas manfaat ibadah kurban, tidak hanya sebagai ritual tahunan, tetapi juga sebagai solusi nyata bagi mereka yang membutuhkan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa kurban tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau saudara-saudara kita di pelosok Indonesia hingga wilayah krisis global,” ujarnya.
Untuk memudahkan masyarakat dalam berpartisipasi, Askar Kauny juga menghadirkan layanan kurban online yang dapat diakses melalui:
askarkauny.org/kurbanuntukumat
Adapun harga kurban tahun ini dimulai dari Rp1.900.000 hingga Rp6.750.000 per ekor domba, dengan pilihan lokasi distribusi yang dapat disesuaikan oleh para pekurban.
Dengan target besar dan jangkauan luas, Askar Kauny optimistis program ini dapat menjadi jembatan kebaikan antara para pekurban dan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai solidaritas umat di momen Iduladha.